Bisnis Bertabur Doa
Sebenarnya ada yang lebih lengkap dan sudah ditulis oleh Pak Mukhlisin
(Owner Raihan Jaktim) di postingan : Mengembangkan
Bisnis Dengan Beriklan Di Bumi dan Di “Langit”. Dan saya sangat setuju
bahwa pengaruh “Yang di Langit” terhadap bisnis yang kita jalani sangat-sangat
besar, dan faktor ini jarang dimasukkan sebagai salah satu faktor atau pilar
dalam Pemasaran dan tidak pernah dicantumkan sebagai bagian dari Marketing Mix.
Ekstrimnya sich boleh dibilang, sistem pemasaran dan strategi promosi /
iklan boleh bagus dan sudah teruji, tapi kalau Yang Di Atas belum mengijinkan,
semua upaya kita akan memberikan hasil NIHIL. Setuju nggak? Tapi jangan dibalik
lho, cuma doa doang tanpa usaha nyata ya sami mawon bin sama saja
Salah satu cara agar Yang Di Atas berkenan mengiklankan bisnis kita adalah
melalui doa. Doa bisa kita panjatkan setiap saat, pada saat sebelum presentasi
– baca doa, saat menunggu prospekan – baca doa, saat presentasi – baca doa,
saat follow up – baca doa lagi, dan pastinya setiap selesai beribadah ingatkan
untuk melantukan doa untuk bisnis kita. Hmmmm indah sekali bukan. Kalau setuju
bahwa doa merupakan bagian dari Marketing, maka doa adalah upaya marketing yang
paling murah dengan hasil yang duahsyat… sangat efisien dan efektif bukan?
Kalau sudah begini, bisnis bukan lagi menjadi urusan rugi – laba dan omset –
profit doang. Bisnis menjadi bagian dari ibadah kita. Saya teringat pesan
seorang ustadz, kalau kita memaknai ibada sebagai sholat saja, maka rugilah
kita. Karena berarti usaha dan bisnis kita tidak dianggap sebagai ibadah. Kalau
bisnis dan setiap aktifitas kita bernilai ibadah, bukanlah sesuatu yang indah,
lengkaplah tabungan akhirat kita.
Oh ya mungkin kita merasa, doa kita kurang makbul, karena merasa banyak
dosa. Jangan khawatir, kita bisa minta bantuan orang-orang yang doanya mustajab
agar berkenan mendoakan bisnis kita. Caranya?…. kalau ada kelebihan rejeki,
kunjungilah panti asuhan, panti jompo, atau orang yang kurang mampu. Doa mereka
insyaAlloh didengar sama Yang Di Atas. Kemudian kalau bersilaturahim ke sahabat
atau kerabat dan orang tua-orang tua kita, mintalah untuk ikut mendoakan bisnis
kita. Juga sama anak-anak kita yang masih polos bilang saja “Doakan ya Nak,
semoga jualannya laris”.
Yang terakhir jangan lupa, kalau ada waktu sempatkan untuk menulis di blog,
dan mitalah agar para pembaca ikut mendoakan “Semoga BISNIS AMIRUL
semakin hari semakin laris, semakin besar, semakin menguntungkan, diberkahi
Alloh SWT, dan bisa banyak memberi manfaat bagi pelanggan dan masyakat secara
luas“. Aaaamiiiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar